Ensiklopedia Hadis

Detail Hadis

Teks Arab, terjemahan, dan hikmah pelajaran

ID: 65331 | Sahih
رواه أحمد والحاكم
عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ رَفَعَهُ: فِي قَوْلِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ: {وَمَنْ يُرِدْ فِيهِ بِإِلْحَادٍ بِظُلْمٍ نُذِقْهُ مِنْ عَذَابٍ أَلِيمٍ} [الحج: 25] قَالَ: «لَوْ أَنَّ رَجُلًا هَمَّ فِيهِ بِإِلْحَادٍ وَهُوَ بِعَدَنِ أَبْيَنَ لَأَذَاقَهُ اللَّهُ عَذَابًا أَلِيمًا».
Terjemahan:
Abdullah bin Mas'ud -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan dari Nabi ﷺ secara marfū': Tentang firman Allah ﷻ: "Siapa yang bermaksud melakukan kejahatan secara zalim di dalamnya (Makkah), niscaya akan Kami rasakan kepadanya siksa yang pedih" (QS. Al-Ḥajj: 25). Dia berkata, "Andai seseorang berniat melakukan kejahatan di sana, padahal dia di kota Aden, niscaya Allah akan menimpakan azab yang pedih kepadanya."
Hikmah & Pelajaran
1- Menjelaskan keistimewaan tanah suci dan mengagungkannya.
2- As-Sa'diy berkata, "Pada ayat mulia ini terdapat pelajaran tentang kewajiban memuliakan tanah suci, mengagungkannya dengan kuat, dan peringatan terhadap niat melakukan kemaksiatan dan mengerjakannya di sana."
3- Aḍ-Ḍaḥḥāk berkata, "Sungguh, seseorang akan meniatkan perbuatan dosa di Makkah sementara dia berada di negeri lain, maka akan dituliskan baginya dosa padahal dia belum melakukannya."

Jelajahi Fitur Lainnya