Ensiklopedia Hadis

Detail Hadis

Teks Arab, terjemahan, dan hikmah pelajaran

ID: 66516 | Sahih
HR. Muslim
عَنْ أَبِي رُقَيَّةَ تَمِيمِ بْنِ أَوْسٍ الدَّارِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «الدِّينُ النَّصِيحَةُ» قُلْنَا: لِمَنْ؟ قَالَ: «لِلهِ وَلِكِتَابِهِ وَلِرَسُولِهِ وَلِأَئِمَّةِ الْمُسْلِمِينَ وَعَامَّتِهِمْ».
Terjemahan:
Abu Ruqayyah Tamīm bin Aus ad-Dāriy -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan, bahwa Nabi ﷺ bersabda, "Agama itu nasihat (ketulusan)." Kami bertanya, "Kepada siapa?" Nabi menjawab, "Kepada Allah, kitab-Nya, Rasul-Nya, para pemimpin kaum muslimin dan semua kaum muslimin pada umumnya."
Hikmah & Pelajaran
Perintah melakukan nasihat yang tulus kepada semua orang.
1- Agungnya kedudukan nasihat yang tulus dalam agama.
2- Cakupan agama meliputi akidah, perkataan dan perbuatan.
3- Termasuk nasihat (sikap yang tulus) ialah membersihkan diri dari menipu orang yang dinasihati serta menginginkan kebaikan untuknya.
4- Bagusnya metode pengajaran Rasulullah ﷺ; yaitu beliau terlebih dahulu menyebutkan sesuatu secara global kemudian merincinya.
5- Memulai dari yang paling penting kemudian yang kurang penting darinya; yaitu Nabi ﷺ memulai penyebutan nasihat untuk Allah, kemudian untuk kitab Allah, kemudian untuk Rasulullah ﷺ, kemudian untuk pemimpin kaum muslimin, kemudian untuk orang-orang umum dari kalangan mereka.

Jelajahi Fitur Lainnya