Ensiklopedia Hadis
Detail Hadis
Teks Arab, terjemahan, dan hikmah pelajaran
ID: 5928 | Sanadnya Hasan
HR. Ibnu Majah, Nasa`i di Sunan Kubra, dan Ahmad
عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رضي الله عنهما: أَنَّ رَجُلًا أَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَكَلَّمَهُ فِي بَعْضِ الْأَمْرِ، فَقَالَ: مَا شَاءَ اللهُ وَشِئْتَ، فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «أَجَعَلْتَنِي لِلَّهِ عَدْلًا؟ قُلْ: مَا شَاءَ اللهُ وَحْدَهُ».
Terjemahan:
Ibnu 'Abbās -raḍiyallāhu 'anhumā- meriwayatkan, Seorang laki-laki datang menemui Nabi ﷺ lalu berbicara kepada beliau tentang sejumlah perkara. Lalu ia berkata, "Atas kehendak Allah dan kehendak Anda." Maka Nabi ﷺ bersabda, 'Apakah engkau ingin menjadikanku sebagai tandingan Allah? Tetapi ucapkanlah, 'Atas kehendak Allah saja'."
Hikmah & Pelajaran
1- Larangan menggunakan kalimat "atas kehendak Allah dan kehendakmu" dan kalimat-kalimat semisal yang mengandung penyambungan kehendak hamba pada kehendak Allah menggunakan kata "dan", karena itu merupakan syirik kecil.
2- Kewajiban mengingkari kemungkaran.
3- Rasulullah ﷺ telah menjaga batasan tauhid dan menutup jalan-jalan kesyirikan.
4- Ketika mengingkari kemungkaran, sebaiknya orang yang didakwahi diarahkan kepada alternatif lain yang mubah, sebagai wujud meneladani Nabi ﷺ.
5- Cara memadukan sabda beliau ﷺ di dalam hadis ini: "Atas kehendak Allah semata" dan sabda beliau dalam hadis yang lain, "Ucapkanlah, 'Atas kehendak Allah kemudian kehendakmu'", bahwa ucapan "Atas kehendak Allah kemudian kehendakmu" hukumnya boleh, tetapi ucapan "Atas kehendak Allah semata" lebih utama.
6- Boleh mengatakan "atas kehendak Allah kemudian kehendakmu", tetapi lebih utama mengatakan "atas kehendak Allah semata".
2- Kewajiban mengingkari kemungkaran.
3- Rasulullah ﷺ telah menjaga batasan tauhid dan menutup jalan-jalan kesyirikan.
4- Ketika mengingkari kemungkaran, sebaiknya orang yang didakwahi diarahkan kepada alternatif lain yang mubah, sebagai wujud meneladani Nabi ﷺ.
5- Cara memadukan sabda beliau ﷺ di dalam hadis ini: "Atas kehendak Allah semata" dan sabda beliau dalam hadis yang lain, "Ucapkanlah, 'Atas kehendak Allah kemudian kehendakmu'", bahwa ucapan "Atas kehendak Allah kemudian kehendakmu" hukumnya boleh, tetapi ucapan "Atas kehendak Allah semata" lebih utama.
6- Boleh mengatakan "atas kehendak Allah kemudian kehendakmu", tetapi lebih utama mengatakan "atas kehendak Allah semata".