Ensiklopedia Hadis
Detail Hadis
Teks Arab, terjemahan, dan hikmah pelajaran
ID: 5927 | Sahih
HR. Tirmizi dan Ahmad
عَنْ أَبِي وَاقِدٍ اللَّيْثِيِّ رضي الله عنه: أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَمَّا خَرَجَ إِلَى حُنَيْنٍ مَرَّ بِشَجَرَةٍ لِلْمُشْرِكِينَ يُقَالُ لَهَا: ذَاتُ أَنْوَاطٍ يُعَلِّقُونَ عَلَيْهَا أَسْلِحَتَهُمْ، فَقَالُوا: يَا رَسُولَ اللهِ، اجْعَلْ لَنَا ذَاتَ أَنْوَاطٍ كَمَا لَهُمْ ذَاتُ أَنْوَاطٍ، فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «سُبْحَانَ اللهِ! هَذَا كَمَا قَالَ قَوْمُ مُوسَى {اجْعَلْ لَنَا إِلَهًا كَمَا لَهُمْ آلِهَةٌ} [الأعراف: 138] وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَتَرْكَبُنَّ سُنَّةَ مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ».
Terjemahan:
Abu Wāqid Al-Laiṡi meriwayatkan, Ketika Rasulullah ﷺ keluar menuju Hunain lalu beliau melewati sebuah pohon milik orang-orang musyrik yang disebut żātu anwāṭ; tempat mereka menggantung senjatanya. Para sahabat (yang baru masuk Islam) berkata, "Wahai Rasulullah, buatkan untuk kami żātu anwāṭ sebagaimana mereka memiliki żātu anwāṭ." Nabi ﷺ bersabda, "Subḥānallāh! Ini seperti yang dikatakan oleh kaum Musa, 'Buatlah untuk kami sebuah tuhan (berhala) sebagaimana mereka mempunyai beberapa tuhan (berhala).' [QS. Al-A'rāf: 138] Demi Tuhan yang jiwaku ada di tangan-Nya, kalian pasti akan mengikuti tradisi orang-orang sebelum kalian."
Hikmah & Pelajaran
1- Seseorang terkadang menganggap sesuatu bagus, dan ia kira akan mendekatkannya kepada Allah Ta'ala, padahal itu menjauhkannya dari Allah.
2- Seorang muslim sebaiknya bertasbih dan bertakbir ketika mendengar sesuatu yang tidak patut diucapkan dalam agama dan ketika kagum.
3- Di antara bentuk kesyirikan ialah tabaruk dengan pohon, batu, dan lainnya, karena keberkahan itu hanya diminta dari Allah semata.
4- Sebab penyembahan berhala ialah mengagungkannya, iktikaf di sana dan tabaruk dengannya.
5- Kewajiban menutup semua pintu dan jalan yang dapat mengantarkan kepada kesyirikan.
6- Semua nas yang mencela orang-orang Yahudi dan Nasrani ialah merupakan peringatan bagi kita.
7- Larangan menyerupai orang-orang jahiliah, Yahudi, dan Nasrani kecuali perkara yang ditunjukkan oleh dalil bahwa itu bagian dari agama kita.
2- Seorang muslim sebaiknya bertasbih dan bertakbir ketika mendengar sesuatu yang tidak patut diucapkan dalam agama dan ketika kagum.
3- Di antara bentuk kesyirikan ialah tabaruk dengan pohon, batu, dan lainnya, karena keberkahan itu hanya diminta dari Allah semata.
4- Sebab penyembahan berhala ialah mengagungkannya, iktikaf di sana dan tabaruk dengannya.
5- Kewajiban menutup semua pintu dan jalan yang dapat mengantarkan kepada kesyirikan.
6- Semua nas yang mencela orang-orang Yahudi dan Nasrani ialah merupakan peringatan bagi kita.
7- Larangan menyerupai orang-orang jahiliah, Yahudi, dan Nasrani kecuali perkara yang ditunjukkan oleh dalil bahwa itu bagian dari agama kita.