Ensiklopedia Hadis
Detail Hadis
Teks Arab, terjemahan, dan hikmah pelajaran
ID: 5485 | Sahih
HR. Abu Daud, Nasa`i, Ibnu Majah, dan Ahmad
عَنِ ابنِ عُمَرَ رضي الله عنهما قَالَ: لَمْ يَكُنْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَدَعُ هَؤُلَاءِ الدَّعَوَاتِ، حِينَ يُمْسِي وَحِينَ يُصْبِحُ: «اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ، اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي دِينِي وَدُنْيَايَ وَأَهْلِي وَمَالِي، اللَّهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَتِي -أَو: عَوْرَاتِي- وَآمِنْ رَوْعَاتِي، اللَّهُمَّ احْفَظْنِي مِنْ بَيْنِ يَدَيَّ، وَمِنْ خَلْفِي، وَعَنْ يَمِينِي، وَعَنْ شِمَالِي، وَمِنْ فَوْقِي، وَأَعُوذُ بِعَظَمَتِكَ أَنْ أُغْتَالَ مِنْ تَحْتِي».
Terjemahan:
Ibnu Umar -raḍiyallāhu 'anhumā- meriwayatkan, Rasulullah ﷺ tidak pernah meninggalkan doa-doa ini saat memasuki waktu sore dan pagi: "Ya Allah! Aku memohon kepada-Mu keselamatan di dunia dan akhirat. Ya Allah! Aku memohon kepada-Mu ampunan dan keselamatan dalam agamaku, duniaku, keluargaku, dan hartaku. Ya Allah! Tutuplah auratku, berilah rasa aman terhadap ketakutanku. Ya Allah! Jagalah aku dari depanku, dari belakangku, dari kananku, dari kiriku, dan dari atasku. Aku juga berlindung dengan keagungan-Mu dari dibinasakan secara tiba-tiba dari bawahku."
Hikmah & Pelajaran
1- Merutinkan doa-doa ini dalam rangka meneladan Rasulullah ﷺ.
2- Sebagaimana seorang insan diperintahkan memohon dari Allah keselamatan dalam urusan agama, ia juga diperintahkan meminta hal itu dalam urusan dunianya.
3- Aṭ-Ṭībiy berkata, "Beliau menyebutkan keenam arah seluruhnya karena keburukan datang dari arah tersebut dan beliau menyebutkan secara khusus arah bawah karena saking buruknya keburukan yang datang dari arah itu."
4- Waktu yang paling utama untuk membaca zikir ialah di waktu pagi, yaitu sejak terbit fajar hingga terbit matahari di awal siang dan setelah asar hingga menjelang magrib. Apabila dibaca setelah itu, yaitu ia membacanya di waktu pagi setelah waktu duha tinggi, masih sah. Bila dibaca setelah zuhur pun masih sah. Demikian juga bila dibaca setelah magrib, masih bisa. Itu semuanya adalah waktu berzikir.
5- Zikir yang ditunjukkan oleh dalil memiliki waktu tertentu di malam hari, seperti membaca dua ayat terakhir dari surah Al-Baqarah yang mana waktunya malam hari setelah terbenam matahari.
2- Sebagaimana seorang insan diperintahkan memohon dari Allah keselamatan dalam urusan agama, ia juga diperintahkan meminta hal itu dalam urusan dunianya.
3- Aṭ-Ṭībiy berkata, "Beliau menyebutkan keenam arah seluruhnya karena keburukan datang dari arah tersebut dan beliau menyebutkan secara khusus arah bawah karena saking buruknya keburukan yang datang dari arah itu."
4- Waktu yang paling utama untuk membaca zikir ialah di waktu pagi, yaitu sejak terbit fajar hingga terbit matahari di awal siang dan setelah asar hingga menjelang magrib. Apabila dibaca setelah itu, yaitu ia membacanya di waktu pagi setelah waktu duha tinggi, masih sah. Bila dibaca setelah zuhur pun masih sah. Demikian juga bila dibaca setelah magrib, masih bisa. Itu semuanya adalah waktu berzikir.
5- Zikir yang ditunjukkan oleh dalil memiliki waktu tertentu di malam hari, seperti membaca dua ayat terakhir dari surah Al-Baqarah yang mana waktunya malam hari setelah terbenam matahari.