Ensiklopedia Hadis

Detail Hadis

Teks Arab, terjemahan, dan hikmah pelajaran

ID: 5438 | Sahih
HR. Bukhari
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مَنْ كَانَتْ لَهُ مَظْلَمَةٌ لِأَخِيهِ مِنْ عِرْضِهِ أَوْ شَيْءٍ فَلْيَتَحَلَّلْهُ مِنْهُ اليَوْمَ، قَبْلَ أَلا يَكُونَ دِينَارٌ وَلاَ دِرْهَمٌ، إِنْ كَانَ لَهُ عَمَلٌ صَالِحٌ أُخِذَ مِنْهُ بِقَدْرِ مَظْلَمَتِهِ، وَإِلَمْ تَكُنْ لَهُ حَسَنَاتٌ أُخِذَ مِنْ سَيِّئَاتِ صَاحِبِهِ فَحُمِلَ عَلَيْهِ».
Terjemahan:
Abu Hurairah -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan: Rasulullah ﷺ bersabda, "Siapa saja yang pernah melakukan suatu kezaliman terhadap saudaranya, baik itu terkait kehormatannya ataupun ‎perkara lain, maka hendaklah ia meminta untuk dihalalkan pada saat ini sebelum datang hari tidak berlaku lagi dinar dan ‎dirham. Jika ia ‎memiliki amal saleh, maka akan diambil dari pahala amal salehnya itu yang sebanding dengan kadar kezalimannya. Namun, ‎jika ia tidak memiliki kebaikan, maka akan diambil dosa orang yang dizaliminya kemudian dibebankan kepadanya."
Hikmah & Pelajaran
1- Bersungguh-sungguh menjauhi perbuatan zalim.
2- Anjuran bersegera melepaskan diri dari hak-hak yang melekat pada diri sendiri.
3- Amal saleh dan buahnya dapat rusak dan hilang karena menzalimi dan menyakiti orang lain.
4- Hak sesama hamba tidak akan dimaafkan oleh Allah kecuali dengan menunaikannya kepada pemiliknya yang berhak.
5- Dinar dan dirham adalah wasilah untuk mendapatkan manfaat di dunia, adapun di hari Kiamat maka dengan kebaikan dan keburukan.
6- Sebagian ulama berkata dalam masalah kehormatan, "Jika orang yang dizalimi tidak tahu, maka ia tidak perlu memberitahunya." Misalkan, ia mencelanya di sebuah majelis dan ia telah bertobat, maka ia tidak perlu memberitahunya. Ia hanya cukup memohonkannya ampunan dan mendoakannya, serta memujinya di majelis tempat ia mencelanya. Dengan cara itu, ia dianggap telah meminta maaf kepadanya.

Jelajahi Fitur Lainnya