Ensiklopedia Hadis
Detail Hadis
Teks Arab, terjemahan, dan hikmah pelajaran
ID: 5141 | Sahih
Muttafaq 'alaihi
عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رضي الله عنهما: أَنَّ نَبِيَّ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقُولُ عِنْدَ الْكَرْبِ: «لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ الْعَظِيمُ الْحَلِيمُ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَرَبُّ الْأَرْضِ وَرَبُّ الْعَرْشِ الْكَرِيمِ».
Terjemahan:
Ibnu 'Abbās -raḍiyallāhu 'anhumā- meriwayatkan, Bahwa Nabi ﷺ ketika mengalami kesulitan, beliau mengucapkan, "Lā ilāha illallāh al-'aẓīmul-ḥalīm. Lā ilāha illallāh rabbul-'arsyil-'aẓīm. Lā ilāha illallāh rabbus-samāwāti wa rabbul-arḍi wa rabbul-'arsyil-karīm (Tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah Yang Mahaagung lagi Maha Penyantun. Tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah, Tuhan Arasy yang agung. Tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah, Tuhan langit, bumi, dan Arasy yang mulia)."
Hikmah & Pelajaran
1- Kewajiban berlindung kepada Allah dengan berdoa ketika tertimpa musibah dan kesulitan.
2- Anjuran berdoa dengan doa ini saat mengalami kesulitan.
3- Arasy yang Allah ﷻ berada tinggi di atasnya adalah makhluk yang paling tinggi dan paling besar. Nabi ﷺ menyifatinya bahwa ia agung dan mulia.
4- Penyebutan langit dan bumi secara khusus karena keduanya termasuk makhluk terbesar yang terlihat oleh manusia.
5- Aṭ-Ṭībiy berkata, "Beliau mengawali pujian dengan menyebutkan Tuhan agar selaras dengan pengangkatan kesulitan karena hal tersebut adalah konsekuensi dari pengurusan-Nya. Di dalamnya disebutkan: kalimat tahlil yang berisikan tauhid dan merupakan pokok penyucian Allah, lalu keagungan yang menunjukkan kekuasaan sempurna, dan kesantunan yang menunjukkan pengetahuan karena tidak terbayangkan orang yang tidak tahu akan memiliki kesantunan dan kemuliaan, padahal keduanya adalah asas sifat-sifat kebaikan."
2- Anjuran berdoa dengan doa ini saat mengalami kesulitan.
3- Arasy yang Allah ﷻ berada tinggi di atasnya adalah makhluk yang paling tinggi dan paling besar. Nabi ﷺ menyifatinya bahwa ia agung dan mulia.
4- Penyebutan langit dan bumi secara khusus karena keduanya termasuk makhluk terbesar yang terlihat oleh manusia.
5- Aṭ-Ṭībiy berkata, "Beliau mengawali pujian dengan menyebutkan Tuhan agar selaras dengan pengangkatan kesulitan karena hal tersebut adalah konsekuensi dari pengurusan-Nya. Di dalamnya disebutkan: kalimat tahlil yang berisikan tauhid dan merupakan pokok penyucian Allah, lalu keagungan yang menunjukkan kekuasaan sempurna, dan kesantunan yang menunjukkan pengetahuan karena tidak terbayangkan orang yang tidak tahu akan memiliki kesantunan dan kemuliaan, padahal keduanya adalah asas sifat-sifat kebaikan."