Primbon Jodoh : 5 Ramalan JODOH Berdasarkan HARI PASARAN Lahir Suami Isteri

Ramalan Jodoh Berdasarkan Weton Hari Pasaran Lahir

Ramalan Jodoh – Menurut kepercayaan masyarakat Jawa, nasib kehidupan rumah tangga dapat diramal atau diketahui dengan menghitung weton (hari pasaran) saat lahir sumai dan isteri.

primbon.id

Kebiasaan masyarakat Jawa sebelum melakukan pernikahan atau perjodohan, orang tua kedua calon pasangan akan mencari tahu weton calon menantunya.

Tujuannya adalah untuk meramal atau mengetahui apakah kedua calon pasangan cocok atau tidak. Konon, ramalan weton sebagaimana yang tertuang dalam buku primbon jawa benar-benar akurat.

Cara Meramal Kecocokan Jodoh Menurut Weton Hari dan Pasaran Saat Lahir

Dalam buku primbon jawa terdapat berabagai cara meramal nasib kehidupan rumah tangga menurut weton kedua pasangan. Salah satu caranya yaitu dengan menjumlahkan neptu hari dan pasaran kelahiran (weton) kedua pasangan suami dan isteri kemudian dibagi dengan bilangan 5.

Berikut ini 5 ramalan kecocokan jodoh menurut primbon jawa ;

Loading...
Jika tersisa Watak Maknanya/Artinya
1 Sri Baik
2 Dana Baik
3 Loro Tidak Baik
4 Pati Tidak Baik
5 Lungguh Baik

Cara Menghitung Neptu Hari dan Pasaran Lahir Calon/Pasangan Suami dan Isteri

Berikut ini cara mengitung weton hari pasaran lahir calon pasangan/suami dan isteri untuk meramal kehidupan rumah tangganya ;

1). Neptu hari pasaran lahir suami dan isteri dijumlahkan
2). Kemudian dibagi dengan bilangan 5.
3). Hasil pembagian dan maknanya lihat tabel di atas.

Contoh 1 : meramal jodoh Ahad Wage dan Selasa Legi

Suami lahir hari Ahad Wage, neptu Ahad 5 + neptu Wage 4 = 9. Isteri lahir Selasa Legi, neptu Selasa 3 + neptu Legi 5 = 8. Jumlahnya 9 + 8 = 17.

Bilangan 17 jika dibagi 5 akan tersisa 2. Jatuh pada DANA : yang berarti BAIK.

Contoh 2 : meramal jodoh Senin Legi dan Jum’at Wage

Suami lahir hari Senin Legi, neptu Senin = 4 + neptu Legi 5 = 9. Isteri lahir Jum’at Wage, neptu Jum’at 6 + neptu Wage 4 = 10. Jumlahnya 9 + 10 = 19.

Bilangan 19 jika dibagi 5 akan tersisa 4. Jatuh pada PATI : yang berarti TIDAK BAIK.

Loading...