Ensiklopedia Hadis

Detail Hadis

Teks Arab, terjemahan, dan hikmah pelajaran

ID: 66304 | Sahih
Muttafaq 'alaihi
عَنْ أبي سَلَمَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ أَنَّ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ الأَنْصَارِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ: وَهُوَ يُحَدِّثُ عَنْ فَتْرَةِ الوَحْيِ، فَقَالَ فِي حَدِيثِهِ: «بَيْنَا أَنَا أَمْشِي إِذْ سَمِعْتُ صَوْتًا مِنَ السَّمَاءِ، فَرَفَعْتُ بَصَرِي، فَإِذَا المَلَكُ الَّذِي جَاءَنِي بِحِرَاءٍ جَالِسٌ عَلَى كُرْسِيٍّ بَيْنَ السَّمَاءِ وَالأَرْضِ، فَرُعِبْتُ مِنْهُ، فَرَجَعْتُ فَقُلْتُ: زَمِّلُونِي، فَأَنْزَلَ اللَّهُ تَعَالَى: {يَا أَيُّهَا المُدَّثِّرُ1 قُمْ فَأَنْذِرْ} [المدثر: 2] إِلَى قَوْلِهِ {وَالرُّجْزَ فَاهْجُرْ} [المدثر: 5]. فَحَمِيَ الوَحْيُ وَتَتَابَعَ».
Terjemahan:
Abu Salamah bin Abdurrahman meriwayatkan bahwa Jābir bin Abdullah Al-Anṣāriy -raḍiyallāhu 'anhumā- berkata: Saat itu beliau sedang menyampaikan hadis tentang masa-masa terhentinya wahyu. Dalam hadis tersebut, Nabi ﷺ bersabda, "Ketika aku sedang berjalan, tiba-tiba aku mendengar suara dari langit. Aku pun melihat ke atas, ternyata ada malaikat yang pernah mendatangiku di gua Hira sedang duduk di atas kursi antara langit dan bumi. Aku merasa ketakutan, sehingga aku segera pulang dan berkata, 'Selimutilah aku.' Lalu Allah Ta'ala menurunkan, 'Wahai orang yang berkemul (berselimut)! Bangunlah, lalu berilah peringatan!' [QS. Al-Mudaṡṡir: 1-2] sampai firman-Nya, 'Dan jauhilah segala (perbuatan) yang keji.' [QS. Al-Muddaṡṡir: 5]. Maka wahyu pun tetap terjaga dan selalu turun."
Hikmah & Pelajaran
1- Wahyu sempat terputus dari Nabi ﷺ beberapa waktu setelah turunnya firman Allah ﷻ: "Iqra`".
2- Seseorang boleh bercerita mengenai musibah yang pernah ia alami setelah musibah itu sirna, sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah Ta'ala.
3- Firman-Nya Allah Ta'ala, "Ya ayyuhal muddassir" adalah ayat yang pertama turun setelah: "Iqra` bi-smi rabbikallaẓī khalaq".
4- Karunia Allah -Subḥānahu wa Ta'ālā- kepada Nabi ﷺ, di mana Dia terus menurunkan wahyu kepadanya tanpa henti sampai beliau meninggal dunia.
5- Kewajiban berdakwah kepada Allah Ta'ala dan memberi peringatan kepada orang-orang yang menolak serta memberi kabar gembira kepada orang-orang yang taat.
6- Kewajiban menyucikan pakaian ketika hendak salat. Para ulama berdalil dengan firman Allah Ta'ala, "Dan bersihkanlah pakaianmu."
7- Kewajiban beriman kepada para malaikat serta kemampuan yang Allah berikan kepada mereka berupa berbagai macam tugas dan kepentingan lainnya.

Jelajahi Fitur Lainnya