Ensiklopedia Hadis

Detail Hadis

Teks Arab, terjemahan, dan hikmah pelajaran

ID: 66236 | Sahih
HR. Muslim
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «إِنَّ اللهَ يَرْضَى لَكُمْ ثَلَاثًا، وَيَكْرَهُ لَكُمْ ثَلَاثًا، فَيَرْضَى لَكُمْ: أَنْ تَعْبُدُوهُ، وَلَا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا، وَأَنْ تَعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا، وَيَكْرَهُ لَكُمْ: قِيلَ وَقَالَ، وَكَثْرَةَ السُّؤَالِ، وَإِضَاعَةِ الْمَالِ».
Terjemahan:
Abu Hurairah -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan, Rasulullah ﷺ bersabda, "Sungguh Allah meridai bagi kalian tiga perkara dan membenci bagi kalian tiga perkara. Allah rida bila kalian beribadah kepada-Nya, tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan berpegang teguh dengan tali Allah seluruhnya dan tidak berpecah belah. Allah benci bagi kalian berdesas-desus (banyak bicara), banyak bertanya, dan menyia-nyiakan harta."
Hikmah & Pelajaran
1- Allah Ta'ala mencintai pada hamba-Nya keikhlasan dalam beribadah dan membenci perbuatan kufur kepada-Nya.
2- Mendorong untuk berpegang teguh dengan tali Allah Ta'ala karena di dalamnya terkandung persatuan dan kebersamaan.
3- Anjuran terhadap kebersamaan, perintah untuk membersamainya, dan menyatukan barisannya, serta larangan melakukan perpecahan dan perselisihan yang merupakan kebalikannya.
4- Larangan banyak berbicara pada sesuatu yang tidak bermanfaat; jika merupakan perkara mubah maka di dalamnya terkandung menyia-nyiakan waktu, tetapi jika merupakan perkara haram maka akan mendatangkan banyak dosa.
5- Tidak masuk jauh untuk mengetahui berita manusia, mencari tahu seluk-beluk mereka dan menceritakan perkataan dan perbuatan mereka.
6- Larangan banyak meminta harta orang lain.
7- Haramnya menyia-nyiakan harta dan anjuran memeliharanya pada hal yang berguna.

Jelajahi Fitur Lainnya