Ensiklopedia Hadis

Detail Hadis

Teks Arab, terjemahan, dan hikmah pelajaran

ID: 65107 | Sahih
Diriwayatkan oleh Nasā`i
عَنْ أَبِي أُمَامَةَ الْبَاهِلِيِّ رضي الله عنه قَالَ: جَاءَ رَجُلٌ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَقَالَ: أَرَأَيْتَ رَجُلًا غَزَا يَلْتَمِسُ الْأَجْرَ وَالذِّكْرَ، مَا لَهُ؟ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «لَا شَيْءَ لَهُ» فَأَعَادَهَا ثَلَاثَ مَرَّاتٍ، يَقُولُ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «لَا شَيْءَ لَهُ» ثُمَّ قَالَ: «إِنَّ اللَّهَ لَا يَقْبَلُ مِنَ الْعَمَلِ إِلَّا مَا كَانَ لَهُ خَالِصًا، وَابْتُغِيَ بِهِ وَجْهُهُ»
Terjemahan:
Abu Umāmah Al-Bāhiliy -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan, Seorang laki-laki datang menemui Nabi ﷺ seraya bertanya, "Bagaimana pendapatmu tentang seseorang yang berperang untuk mencari pahala dan pujian; apa yang akan ia peroleh?" Rasulullah ﷺ bersabda, "Tidak ada yang ia peroleh sedikit pun." Kemudian ia mengulangi pertanyaannya tiga kali, tetapi Rasulullah ﷺ tetap menjawab, "Tidak ada yang ia peroleh sedikit pun." Kemudian beliau bersabda, "Allah tidak menerima amal kecuali yang diniatkan murni kepada-Nya dan untuk mengejar wajah-Nya."
Hikmah & Pelajaran
1- Allah tidak menerima amal kecuali yang diniatkan murni untuk Allah ﷻ dan sesuai petunjuk Nabi-Nya ﷺ.
2- Termasuk jawaban bagus seorang mufti bila fatwanya memenuhi seluruh maksud penanya disertai tambahan faedah.
3- Menegaskan perkara yang besar dengan mengulang pertanyaan tentang hal itu.
4- Mujahid sejati adalah orang yang berjihad demi terangkatnya kalimat Allah menjadi yang tertinggi serta untuk mendapatkan pahala dan ganjaran akhirat disertai dengan mengikhlaskan niat, jihadnya bukan untuk tujuan dunia.

Jelajahi Fitur Lainnya