Ensiklopedia Hadis

Detail Hadis

Teks Arab, terjemahan, dan hikmah pelajaran

ID: 65057 | Sahih
HR. Abu Daud, Tirmizi, Ibnu Majah, dan Ahmad
عن العِرْباضِ بن ساريةَ رضي الله عنه قال: قام فينا رسول الله صلى الله عليه وسلم ذات يوم، فوَعَظَنا مَوعظةً بليغةً وَجِلتْ منها القلوبُ، وذَرَفتْ منها العيونُ، فقيل: يا رسول الله، وعظتَنَا موعظةَ مُودِّعٍ فاعهد إلينا بعهد. فقال: «عليكم بتقوى الله، والسمع والطاعة، وإن عبدًا حبشيًّا، وسترون من بعدي اختلافًا شديدًا، فعليكم بسنتي وسنة الخلفاء الراشدين المهديين، عَضُّوا عليها بالنواجِذ، وإياكم والأمور المحدثات، فإن كل بدعة ضلالة».
Terjemahan:
'Irbāḍ bin Sāriyah -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan, Suatu hari, Rasulullah ﷺ berdiri di tengah-tengah kami lalu memberi kami nasihat yang sangat menyentuh nan menyebabkan hati bergetar dan mata bercucuran. Lalu ada yang bertanya, "Wahai Rasulullah! Engkau menasihati kami seolah sebagai nasihat perpisahan, maka berilah kami pesan pegangan." Beliau bersabda, "Hendaklah kalian bertakwa kepada Allah, serta patuh dan taat kepada pemimpin walaupun ia seorang budak Habasyah. Kalian akan melihat sepeninggalku perselisihan yang banyak, maka peganglah Sunnahku dan Sunnah para khulafaurasyidin yang diberi petunjuk, serta gigitlan ia dengan gigi geraham. Tinggalkanlah perkara-perkara yang diada-adakan, karena setiap bidah adalah kesesatan."
Hikmah & Pelajaran
1- Urgensi berpegang kuat pada Sunnah dan mengikutinya.
2- Perhatian kepada nasihat dan pelembutan hati.
3- Perintah mengikuti khulafaurasyidin yang empat setelah beliau, yaitu Abu Bakar, Umar, Uṡmān, dan Ali -raḍiyallāhu 'anhum-.
4- Larangan mengadakan bidah dalam agama karena setiap bidah adalah kesesatan.
5- Patuh dan taat kepada semua pemegang urusan kaum mukminin pada selain kemaksiatan.
6- Urgensi bertakwa kepada Allah ﷻ di semua waktu dan keadaan.
7- Perselisihan akan terjadi pada umat ini, dan ketika itu terjadi maka wajib kembali kepada Sunnah Rasulullah ﷺ dan khulafaurasyidin.

Jelajahi Fitur Lainnya