Ensiklopedia Hadis

Detail Hadis

Teks Arab, terjemahan, dan hikmah pelajaran

ID: 65046 | Sahih
HR. Bukhari
عَنْ ‌أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: كَانَ أَهْلُ الْكِتَابِ يَقْرَؤُونَ التَّوْرَاةَ بِالْعِبْرَانِيَّةِ، وَيُفَسِّرُونَهَا بِالْعَرَبِيَّةِ لِأَهْلِ الْإِسْلَامِ، فَقَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «لَا تُصَدِّقُوا أَهْلَ الْكِتَابِ وَلَا تُكَذِّبُوهُمْ، وَقُولُوا: {آمَنَّا بِاللهِ وَمَا أُنْزِلَ إِلَيْنَا} [البقرة: 136] الْآيَةَ».
Terjemahan:
Abu Hurairah -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan, ia berkata, "Dahulu ahli kitab membaca Taurat dengan Bahasa Ibrani dan menjelaskannya dengan bahasa Arab kepada pemeluk Islam, maka Rasulullah ﷺ bersabda, "Jangan kalian mempercayai Ahli Kitab dan jangan pula mendustakan mereka, tetapi katakanlah, 'Kami beriman kepada Allah dan kepada apa yang diturunkan kepada kami.' [QS. Al-Baqarah: 136]"
Hikmah & Pelajaran
Berita yang diriwayatkan oleh Ahli Kitab terbagi menjadi tiga:
Pertama, sesuai dengan Al-Qur`an dan Sunnah, maka ini dibenarkan.
Kedua, menyelisihi Al-Qur`an dan Sunnah, maka ini batil dan didustakan.
Ketiga, tidak ada dalam Al-Qur`an dan Sunnah yang menunjukkan kebenarannya maupun kebohongannya, maka ini boleh diriwayatkan tetapi tidak dibenarkan dan tidak pula didustakan.

Jelajahi Fitur Lainnya