Ensiklopedia Hadis

Detail Hadis

Teks Arab, terjemahan, dan hikmah pelajaran

ID: 64632 | Sahih dengan Syawahidnya
رواه أبو داود والترمذي والنسائي وابن ماجه وأحمد
عَنْ مُعَاذٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ: أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَمَّا وَجَّهَهُ إِلَى الْيَمَنِ أَمَرَهُ أَنْ يَأْخُذَ مِنَ الْبَقَرِ مِنْ كُلِّ ثَلَاثِينَ تَبِيعًا أَوْ تَبِيعَةً، وَمِنْ كُلِّ أَرْبَعِينَ مُسِنَّةً، وَمِنْ كُلِّ حَالِمٍ -يَعْنِي مُحْتَلِمًا- دِينَارًا أَوْ عَدْلَهُ مِنَ المَعَافِرِ، ثِيَابٌ تَكُونُ بِالْيَمَنِ.
Terjemahan:
Mu'āż -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan: Tatkala Nabi ﷺ mengirimnya ke Yaman, beliau memerintahkannya agar mengambil zakat sapi berupa seekor tabī' (umur satu tahun) jantan atau betina dari tiap tiga puluh ekor, dan seekor musinnah (umur dua tahun) dari tiap empat puluh ekor, serta menarik jizyah dari setiap yang sudah balig -yang sudah mimpi basah- senilai satu dinar atau yang setara dari ma'āfir, yaitu jenis pakaian di Yaman.
Hikmah & Pelajaran
1- Jizyah tidak diambil kecuali dari yang sudah balig, karena kriteria yang tidak dikenai jizyah adalah kalangan yang tidak boleh dibunuh saat ditawan, seperti anak kecil, perempuan, dan lainnya.
2- Besaran jizyah diserahkan kepada ijtihad pemimpin tertinggi. Besarannya bervariasi mengikuti perbedaan tempat dan waktu, serta perbedaan kaya dan miskin. Dalilnya adalah praktik Nabi ﷺ sendiri, beliau yang menentukan besarannya terhadap penduduk Yaman. Beliau bersabda kepada Mu'āż, "Ambillah satu dinar dari setiap orang yang sudah balig." Sementara itu, besaran jizyah bertambah pada masa Umar -raḍiyallāhu 'anhu-, ketika dia menentukan besaran jizyah terhadap penduduk Syam.
3- Perhatian terhadap pengumpulan zakat. Menunjuk orang yang bertugas mengumpulkannya merupakan tugas pemimpin.
4- Tabī' adalah sapi yang umurnya genap satu tahun dan masuk ke tahun kedua. Disebut tabī' karena masih mengikuti (mengekor) induknya.
5- Dinar adalah mata uang emas, dan 1 dinar Islam memiliki berat 4,25 gr.

Jelajahi Fitur Lainnya