Ensiklopedia Hadis
Detail Hadis
Teks Arab, terjemahan, dan hikmah pelajaran
ID: 5802 | Sahih
HR. Tirmizi
عَنْ جَابِرٍ رَضيَ اللهُ عنهُ أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «إِنَّ مِنْ أَحَبِّكُمْ إِلَيَّ وَأَقْرَبِكُمْ مِنِّي مَجْلِسًا يَوْمَ القِيَامَةِ أَحَاسِنَكُمْ أَخْلاَقًا، وَإِنَّ أَبْغَضَكُمْ إِلَيَّ وَأَبْعَدَكُمْ مِنِّي مَجْلِسًا يَوْمَ القِيَامَةِ الثَّرْثَارُونَ وَالمُتَشَدِّقُونَ وَالمُتَفَيْهِقُونَ»، قَالُوا: يَا رَسُولَ اللهِ، قَدْ عَلِمْنَا الثَّرْثَارُونَ وَالمُتَشَدِّقُونَ فَمَا الْمُتَفَيْهِقُونَ؟ قَالَ: «الْمُتَكَبِّرُونَ».
Terjemahan:
Jābir -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda, "Sesungguhnya di antara orang yang paling aku cintai dan paling dekat tempatnya denganku pada hari Kiamat adalah orang yang paling baik budi pekertinya di antara kalian. Sebaliknya, orang yang paling aku benci dan paling jauh tempatnya dariku pada hari Kiamat adalah orang yang banyak bicara, bergaya saat bicara, serta bermulut besar." Para sahabat bertanya, "Wahai Rasulullah! Kami sudah tahu orang yang banyak bicara dan bergaya dalam bicara, lantas apakah yang dimaksud dengan bermulut besar?" Beliau menjawab, "Yaitu orang-orang yang sombong."
Hikmah & Pelajaran
1- Berakhlak baik termasuk sebab meraih cinta Rasulullah ﷺ serta kedekatan dengan beliau pada hari Kiamat. Sedangkan berakhlak buruk adalah kebalikannya.
2- Berakhlak baik termasuk sebab mewujudkan cinta satu sama lain, sedangkan berakhlak buruk adalah kebalikannya.
3- Motivasi untuk memperbaiki akhlak dan sikap tawaduk serta tidak kasar dan memaksakan diri.
4- Peringatan dari berbicara berlebihan, berbicara angkuh dan mengangkat diri, dan berbicara yang memaksakan diri.
2- Berakhlak baik termasuk sebab mewujudkan cinta satu sama lain, sedangkan berakhlak buruk adalah kebalikannya.
3- Motivasi untuk memperbaiki akhlak dan sikap tawaduk serta tidak kasar dan memaksakan diri.
4- Peringatan dari berbicara berlebihan, berbicara angkuh dan mengangkat diri, dan berbicara yang memaksakan diri.