Ensiklopedia Hadis

Detail Hadis

Teks Arab, terjemahan, dan hikmah pelajaran

ID: 5797 | Sahih
HR. Muslim
عَنْ عَائِشَةَ أُمِّ المُؤْمِنين رضي الله عنها زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «يَا عَائِشَةُ إِنَّ اللهَ رَفِيقٌ يُحِبُّ الرِّفْقَ، وَيُعْطِي عَلَى الرِّفْقِ مَا لَا يُعْطِي عَلَى الْعُنْفِ، وَمَا لَا يُعْطِي عَلَى مَا سِوَاهُ».
Terjemahan:
Istri Nabi ﷺ, Ummul Mukminin Aisyah -raḍiyallāhu 'anhā- meriwayatkan, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda, "Wahai Aisyah, sesungguhnya Allah itu Maha Lembut dan menyukai kelembutan. Allah akan memberi pada sikap lembut apa yang tidak diberikan pada sikap keras dan apa yang tidak diberikan pada selainnya."
Hikmah & Pelajaran
1- Anjuran untuk bersikap lembut, dan larangan dari sikap kasar.
2- Tingginya kedudukan sikap lembut di antara akhlak-akhlak mulia.
3- Orang yang lembut berhak mendapatkan pujian yang baik dan ganjaran yang melimpah dari Allah ﷻ.
4- As-Sindi berkata, "Sikap keras merupakan kebalikan sikap lembut. Artinya, orang yang mengajak manusia kepada kebaikan dengan kelembutan dan kasih sayang lebih baik dari orang yang berdakwah dengan keras dan kasar jika objeknya menerima keduanya. Tetapi jika tidak demikian, maka diharuskan menggunakan cara yang dapat diterima oleh objek. Allahlah yang paling tahu hakikat keadaan."

Jelajahi Fitur Lainnya