Ensiklopedia Hadis

Detail Hadis

Teks Arab, terjemahan, dan hikmah pelajaran

ID: 5508 | Sahih
HR. Muslim
عَنْ جُوَيْرِيَةَ أُمِّ المؤْمنينَ رَضيَ اللهُ عنها: أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَرَجَ مِنْ عِنْدِهَا بُكْرَةً حِينَ صَلَّى الصُّبْحَ، وَهِيَ فِي مَسْجِدِهَا، ثُمَّ رَجَعَ بَعْدَ أَنْ أَضْحَى، وَهِيَ جَالِسَةٌ، فَقَالَ: «مَا زِلْتِ عَلَى الْحَالِ الَّتِي فَارَقْتُكِ عَلَيْهَا؟» قَالَتْ: نَعَمْ، قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «لَقَدْ قُلْتُ بَعْدَكِ أَرْبَعَ كَلِمَاتٍ، ثَلَاثَ مَرَّاتٍ، لَوْ وُزِنَتْ بِمَا قُلْتِ مُنْذُ الْيَوْمِ لَوَزَنَتْهُنَّ: سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ، عَدَدَ خَلْقِهِ وَرِضَا نَفْسِهِ وَزِنَةَ عَرْشِهِ وَمِدَادَ كَلِمَاتِهِ».
Terjemahan:
Ummul Mukminin Juwairiyah -raḍiyallāhu 'anhā- meriwayatkan, Nabi ﷺ keluar meninggalkannya pagi hari ketika salat Subuh, sementara dia sedang di tempat salatnya. Beliau kemudian kembali setelah waktu duha sementara dia masih duduk, maka beliau bertanya, "Kamu masih dalam keadaan ketika aku meninggalkanmu?" Dia menjawab, "Ya." Nabi ﷺ bersabda, "Sungguh, setelah meninggalkanmu aku telah membaca empat kalimat sebanyak tiga kali; sekiranya ditimbang dengan semua yang kamu baca sejak pagi ini niscaya akan mengalahkannya, yaitu: Subḥānallāhi wa biḥamdihi 'adada khalqihi wa riḍā nafsihi wa zinata 'arsyihi wa midāda kalimātihi (Mahasuci Allah, dan aku memuji-Nya sejumlah bilangan makhluk-Nya, sejauh rida jiwa-Nya, seberat Arasy-Nya, dan sebanyak tinta tulisan kalimat-Nya)."
Hikmah & Pelajaran
1- Menjelaskan keutamaan zikir ini dan anjuran membacanya.
2- Zikir memiliki tingkatan, sebagiannya lebih utama dari sebagian yang lain.
3- An-Nawawiy berkata tentang ucapan: subḥānallāhi wa biḥamdih ... midāda kalimātihi, "Maksudnya ialah menjelaskan sangat banyak, karena pertama, beliau menyebutkan sesuatu yang dibatasi dengan jumlah yang banyak yaitu jumlah makhluk, kemudian berat Arasy, kemudian beliau naik menyebutkan yang lebih besar dari hal itu dan mengungkapkannya dengan seperti ini, yaitu sesuatu yang tidak dibatasi oleh hitungan sebagaimana hal itu tidak dapat dihitung."
4- Ibnul-Qayyim berkata, "Apa yang ada di hati orang yang berzikir saat mengucapkan: Subḥānallāhi wa biḥamdih 'adada khalqihi ... dan seterusnya sampai selesai, berupa pengetahuan, penyucian dan penjunjungan dengan jumlah bilangan yang disebutkan adalah lebih besar daripada yang ada dalam hati orang yang mengucapkan 'Subḥānallāh' saja."
5- Bimbingan untuk membaca zikir-zikir yang jāmi', yaitu bacaan yang lafaznya sedikit tetapi diberikan keutamaan dan pahala yang besar.

Jelajahi Fitur Lainnya