Ensiklopedia Hadis
Detail Hadis
Teks Arab, terjemahan, dan hikmah pelajaran
ID: 5359 | Sahih
Muttafaq 'alaihi
عَنْ عَبْدِ اللهِ بنِ مَسْعُودٍ رضي الله عنه قال: سَأَلْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَيُّ الذَّنْبِ أَعْظَمُ عِنْدَ اللهِ؟ قَالَ: «أَنْ تَجْعَلَ لِلهِ نِدًّا وَهُوَ خَلَقَكَ» قُلْتُ: إِنَّ ذَلِكَ لَعَظِيمٌ، قُلْتُ: ثُمَّ أَيُّ؟ قَالَ: «وَأَنْ تَقْتُلَ وَلَدَكَ؛ تَخَافُ أَنْ يَطْعَمَ مَعَكَ» قُلْتُ: ثُمَّ أَيُّ؟ قَالَ: «أَنْ تُزَانِيَ حَلِيلَةَ جَارِكَ».
Terjemahan:
Abdullah bin Mas'ūd -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan, Aku bertanya kepada Nabi ﷺ, "Dosa apakah yang paling besar di sisi Allah?" Beliau menjawab, "Engkau mengadakan tandingan bagi Allah padahal Dia yang menciptakanmu." Aku berkata, "Sungguh itu dosa yang benar-benar besar. Kemudian dosa apa?" Beliau bersabda, "Engkau membunuh anakmu karena takut ia akan ikut makan bersamamu." Aku bertanya, "Kemudian dosa apa?" Beliau bersabda, "Engkau berzina dengan istri tetanggamu."
Hikmah & Pelajaran
1- Adanya perbedaan tingkat dosa dari segi kebesarannya, sebagaimana amal saleh bertingkat-tingkat dari segi keutamaannya.
2- Dosa yang paling besar ialah kesyirikan kepada Allah Ta'ala, kemudian membunuh anak karena takut ia akan ikut makan bersamanya, kemudian berzina dengan istri tetangga.
3- Rezeki ada di tangan Allah; Allah Ta'ala telah menjamin rezeki semua makhluk.
4- Besarnya hak tetangga; sehingga dosa menyakitinya lebih besar daripada menyakiti yang lain.
5- Sang Pencipta adalah yang berhak untuk diibadahi, tidak ada sekutu bagi-Nya.
2- Dosa yang paling besar ialah kesyirikan kepada Allah Ta'ala, kemudian membunuh anak karena takut ia akan ikut makan bersamanya, kemudian berzina dengan istri tetangga.
3- Rezeki ada di tangan Allah; Allah Ta'ala telah menjamin rezeki semua makhluk.
4- Besarnya hak tetangga; sehingga dosa menyakitinya lebih besar daripada menyakiti yang lain.
5- Sang Pencipta adalah yang berhak untuk diibadahi, tidak ada sekutu bagi-Nya.