Ensiklopedia Hadis

Detail Hadis

Teks Arab, terjemahan, dan hikmah pelajaran

ID: 4242 | Sahih
Muttafaq 'alaihi
عَنْ صَفْوَانَ بْنِ مُحْرِزٍ قَالَ: قَالَ رَجُلٌ لِابْنِ عُمَرَ رضي الله عنهما كَيْفَ سَمِعْتَ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، يَقُولُ: فِي النَّجْوَى؟ قَالَ: سَمِعْتُهُ يَقُولُ: «يُدْنَى الْمُؤْمِنُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ رَبِّهِ عَزَّ وَجَلَّ، حَتَّى يَضَعَ عَلَيْهِ كَنَفَهُ، فَيُقَرِّرُهُ بِذُنُوبِهِ، فَيَقُولُ: هَلْ تَعْرِفُ؟ فَيَقُولُ: أَيْ رَبِّ أَعْرِفُ، قَالَ: فَإِنِّي قَدْ سَتَرْتُهَا عَلَيْكَ فِي الدُّنْيَا، وَإِنِّي أَغْفِرُهَا لَكَ الْيَوْمَ، فَيُعْطَى صَحِيفَةَ حَسَنَاتِهِ، وَأَمَّا الْكُفَّارُ وَالْمُنَافِقُونَ، فَيُنَادَى بِهِمْ عَلَى رؤُوسِ الْخَلَائِقِ هَؤُلَاءِ الَّذِينَ كَذَبُوا عَلَى اللهِ».
Terjemahan:
Ṣafwān bin Muḥriz meriwayatkan, Ada seseorang berkata kepada Ibnu Umar -raḍiyallāhu 'anhumā-, "Apa yang pernah engkau dengar dari Rasulullah ﷺ tentang najwā (pembicaraan tertutup)?" Ibnu Umar menjawab: Aku mendengar beliau bersabda, "Pada hari kiamat, orang mukmin didekatkan kepada Allah ﷻ lalu Dia meletakkan tabir-Nya kepadanya dan mengingatkannya dosa-dosanya. Allah bertanya, 'Apakah kamu mengetahuinya?' Dia menjawab, 'Tentu, wahai Tuhanku! Aku tahu.' Allah berfirman, 'Sungguh Aku telah menutupinya padamu di dunia dan sungguh hari ini Aku mengampuninya untukmu.' Lantas ia diberikan catatan kebaikan-kebaikannya. Adapun orang kafir dan munafik, mereka dipanggil di hadapan makhluk: Mereka itu adalah orang-orang yang mendustakan Allah."
Hikmah & Pelajaran
1- Karunia dan rahmat Allah bagi orang-orang beriman dengan menutupi aib mereka di dunia dan akhirat.
2- Anjuran untuk menutupi aib seorang mukmin selama memungkinkan.
3- Seluruh perbuatan hamba dihitung oleh Tuhan mereka. Siapa yang mendapatkan kebaikan, hendaknya memuji Allah. Sebaliknya, siapa yang mendapatkan kebalikannya, janganlah ia mencela kecuali dirinya sendiri. Nasibnya ada di bawah kehendak Allah.
4- Ibnu Ḥajar berkata, "Kumpulan hadis-hadis yang ada menunjukkan pelaku maksiat dari kalangan orang beriman kelak pada hari Kiamat terbagi menjadi dua:
Pertama: Pelaku yang kemaksiatannya antara dia dengan Tuhannya. Hadis Ibnu Umar menunjukkan bahwa kelompok ini terbagi menjadi dua.
- Orang pertama: perbuatan maksiatnya ditutupi saat di dunia; kelompok ini yang akan ditutupi kelak pada hari Kiamat, sebagaimana yang ditunjukkan oleh hadis secara tersurat (manṭūq).
- Orang kedua: perbuatan maksiatnya dilakukan terang-terangan. Makna tersirat (mafhūm) hadis ini menunjukkan sebaliknya.
Kedua: Pelaku yang kemaksiatannya antara dia dengan hamba. Mereka juga terbagi dua.
- Orang pertama: keburukannya lebih besar dari kebaikannya. Mereka itu akan masuk neraka, kemudian keluar dengan syafaat.
- Orang kedua: keburukan dan kebaikannya sama. Mereka itu tidak akan masuk surga sampai dilakukan saling kisas di antara mereka.

Jelajahi Fitur Lainnya