Ensiklopedia Hadis
Detail Hadis
Teks Arab, terjemahan, dan hikmah pelajaran
ID: 4236 | Sahih
HR. Bukhari
عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «انْصُرْ أَخَاكَ ظَالِمًا أَوْ مَظْلُومًا». فَقَالَ رَجُلٌ: يَا رَسُولَ اللَّهِ، أَنْصُرُهُ إِذَا كَانَ مَظْلُومًا، أَفَرَأَيْتَ إِذَا كَانَ ظَالِمًا كَيْفَ أَنْصُرُهُ؟ قَالَ: « تَحْجُزُهُ -أَوْ تَمْنَعُهُ- مِنَ الظُّلْمِ؛ فَإِنَّ ذَلِكَ نَصْرُهُ».
Terjemahan:
Anas bin Mālik -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan: Rasulullah ﷺ bersabda, "Tolonglah saudaramu ketika dia berbuat zalim atau dizalimi." Lantas seorang laki-laki bertanya, "Wahai Rasulullah, aku akan menolongnya jika ia dizalimi. Namun, bagaimana pendapat Anda jika ia adalah pelaku kezaliman, bagaimanakah caraku menolongnya?" Beliau menjawab, "Hendaklah engkau menghalanginya -atau: mencegahnya- dari kezaliman itu. Demikianlah cara menolongnya."
Hikmah & Pelajaran
1- Mengingatkan salah satu hak persaudaraan iman antara kaum muslimin.
2- Menahan orang yang zalim serta mencegahnya dari kezaliman.
3- Islam menyelisihi konsep-konsep jahiliah, yaitu mereka saling menolong satu sama lain, baik mereka yang terzalimi atau mereka yang berbuat zalim kepada orang lain.
2- Menahan orang yang zalim serta mencegahnya dari kezaliman.
3- Islam menyelisihi konsep-konsep jahiliah, yaitu mereka saling menolong satu sama lain, baik mereka yang terzalimi atau mereka yang berbuat zalim kepada orang lain.