Ensiklopedia Hadis
Detail Hadis
Teks Arab, terjemahan, dan hikmah pelajaran
ID: 3777 | Sahih
HR. Muslim
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «لَا يَسْتُرُ عَبْدٌ عَبْدًا فِي الدُّنْيَا إِلَّا سَتَرَهُ اللهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ».
Terjemahan:
Abu Hurairah -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan dari Nabi ﷺ bahwa beliau bersabda, "Tidaklah seorang hamba menutupi aib hamba lainnya di dunia melainkan Allah akan menutupi aibnya pada hari Kiamat."
Hikmah & Pelajaran
1- Perintah menutupi aib seorang muslim ketika ia melakukan suatu kemaksiatan disertai dengan mengingkari, menasihati dan mengingatkannya tentang Allah. Adapun jika ia termasuk pelaku keburukan dan kerusakan yang memamerkan kemaksiatan dan kefasikan, maka tidak sepatutnya ditutupi, karena menutupinya akan membuat mereka lebih berani melakukan kemaksiatan. Orang seperti itu hendaknya dilaporkan ke pihak penguasa, walaupun hal itu mengandung penyebutannya karena ia telah terang-terangan memperlihatkan kefasikan dan kemaksiatannya.
2- Anjuran untuk menutupi kesalahan orang lain.
3- Di antara faedah menutupi kesalahan adalah memberi kesempatan bagi pelaku dosa untuk introspeksi diri dan bertobat kepada Allah; karena menampakkan aib dan kekurangan termasuk menebar dosa, merusak suasana sosial, dan menggiurkan orang lain untuk melakukannya.
2- Anjuran untuk menutupi kesalahan orang lain.
3- Di antara faedah menutupi kesalahan adalah memberi kesempatan bagi pelaku dosa untuk introspeksi diri dan bertobat kepada Allah; karena menampakkan aib dan kekurangan termasuk menebar dosa, merusak suasana sosial, dan menggiurkan orang lain untuk melakukannya.