Ensiklopedia Hadis

Detail Hadis

Teks Arab, terjemahan, dan hikmah pelajaran

ID: 3552 | Sahih
HR. Abu Daud
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «إِذَا لَقِيَ أَحَدُكُمْ أَخَاهُ فَلْيُسَلِّمْ عَلَيْهِ، فَإِنْ حَالَتْ بَيْنَهُمَا شَجَرَةٌ أَوْ جِدَارٌ أَوْ حَجَرٌ ثُمَّ لَقِيَهُ فَلْيُسَلِّمْ عَلَيْهِ أَيْضًا».
Terjemahan:
Abu Hurairah -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan dari Rasulullah ﷺ bahwa beliau bersabda, "Apabila salah seorang kalian bertemu dengan saudaranya, hendaknya dia mengucapkan salam kepadanya. Jika kemudian keduanya dipisahkan oleh pohon, tembok, atau batu kemudian bertemu lagi, hendaknya dia mengucapkan salam lagi kepadanya."
Hikmah & Pelajaran
1- Anjuran menebarkan salam dan agar salam diulang setiap kali bertemu.
2- Kesungguhan dan tingginya semangat Nabi ﷺ untuk menebarkan salam karena dapat mengundang cinta dan keharmonisan di antara umat Islam.
3- Salam adalah ucapan "Assalāmu 'alaikum" atau "Assalāmu 'alaikum waraḥmatullāhi wabarakātuh" tanpa mesti berjabat tangan yang biasa dilakukan ketika berjumpa pertama kali.
4- Salam adalah doa, dan umat Islam butuh untuk saling mendoakan satu sama lain walaupun berulang kali.

Jelajahi Fitur Lainnya