Ensiklopedia Hadis
Detail Hadis
Teks Arab, terjemahan, dan hikmah pelajaran
ID: 3476 | Sahih
Muttafaq 'alaihi
عَنْ عَائِشَةَ أُمِّ المُؤمنينَ رضي الله عنها قَالَتْ: كُنْتُ أَغْتَسِلُ أَنَا وَالنَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ إِنَاءٍ وَاحِدٍ كِلاَنَا جُنُبٌ، وَكَانَ يَأْمُرُنِي، فَأَتَّزِرُ، فَيُبَاشِرُنِي وَأَنَا حَائِضٌ، وَكَانَ يُخْرِجُ رَأْسَهُ إِلَيَّ وَهُوَ مُعْتَكِفٌ فَأَغْسِلُهُ وَأَنَا حَائِضٌ.
Terjemahan:
Aisyah ummul mukminīn -raḍiyallāhu 'anhā- meriwayatkan, ia berkata, "Aku pernah mandi bersama Nabi ﷺ dari satu bejana. Saat itu kami berdua sedang junub. Beliau pernah menyuruhku (memakai kain) lalu aku pun memakainya, lalu beliau mencumbuiku padahal aku sedang haid. Beliau juga pernah menjulurkan kepalanya kepadaku saat beliau iktikaf, lalu aku membasuh kepalanya dan saat itu aku sedang haid."
Hikmah & Pelajaran
1- Seorang laki-laki boleh mandi bersama istrinya dari satu bejana.
2- Seorang suami boleh mencumbui istrinya yang sedang haid, selain pada kemaluan; karena secara fisik ia tetap suci.
3- Wanita haid dianjurkan agar memakai kain ketika bercumbu.
4- Melakukan hal-hal yang dapat mencegah diri dari ketergelinciran kepada yang haram.
5- Wanita haid dilarang menetap di masjid.
6- Wanita haid boleh menyentuh segala sesuatu, basah maupun kering, di antaranya membilas rambut dan menyisirnya.
7- Keindahan interaksi Nabi ﷺ dengan keluarganya.
2- Seorang suami boleh mencumbui istrinya yang sedang haid, selain pada kemaluan; karena secara fisik ia tetap suci.
3- Wanita haid dianjurkan agar memakai kain ketika bercumbu.
4- Melakukan hal-hal yang dapat mencegah diri dari ketergelinciran kepada yang haram.
5- Wanita haid dilarang menetap di masjid.
6- Wanita haid boleh menyentuh segala sesuatu, basah maupun kering, di antaranya membilas rambut dan menyisirnya.
7- Keindahan interaksi Nabi ﷺ dengan keluarganya.