Ensiklopedia Hadis
Detail Hadis
Teks Arab, terjemahan, dan hikmah pelajaran
ID: 3159 | Hasan
HR. Tirmizi dan Ahmad
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مَا يَزَالُ البَلاَءُ بِالمُؤْمِنِ وَالمُؤْمِنَةِ فِي نَفْسِهِ وَوَلَدِهِ وَمَالِهِ حَتَّى يَلْقَى اللَّهَ وَمَا عَلَيْهِ خَطِيئَةٌ».
Terjemahan:
Abu Hurairah -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan, Rasulullah ﷺ bersabda, "Cobaan akan senantiasa menimpa orang beriman laki-laki dan perempuan pada diri, anak, dan hartanya hingga dia berjumpa dengan Allah Ta'ala (meninggal) dalam keadaan tidak memiliki dosa."
Hikmah & Pelajaran
1- Di antara bentuk kasih sayang Allah kepada hamba-hamba-Nya yang beriman ialah Allah menghapuskan dosa-dosa mereka di dunia dengan musibah dan ujian-ujian dunia.
2- Musibah saja akan menggugurkan dosa dengan syarat adanya keimanan. Adapun jika seorang hamba bersabar dan tidak murka maka ia akan diberi pahala.
3- Anjuran agar bersabar di semua urusan, baik yang ia sukai maupun yang tidak ia sukai. Seseorang bersabar hingga ia menunaikan apa yang diwajibkan oleh Allah dan bersabar hingga ia menjauhi apa yang diharamkan oleh Allah dengan mengharap pahala dari Allah dan takut terhadap siksa-Nya.
4- Pada sabda beliau "orang beriman laki-laki dan perempuan", tambahan kata "perempuan" menunjukkan tambahan penekanan bagi perempuan. Jadi, walau hanya dikatakan "orang beriman", perempuan juga telah masuk di dalamnya karena musibah itu tidak khusus bagi laki-laki. Ketika musibah menimpa seorang perempuan, ia juga dijanjikan dengan ganjaran yang seperti itu, yaitu pengguguran dosa dan kesalahan.
5- Di antara hal yang meringankan musibah yang menimpa seorang hamba berkali-kali ialah keutamaan yang diperoleh dari musibah tersebut.
2- Musibah saja akan menggugurkan dosa dengan syarat adanya keimanan. Adapun jika seorang hamba bersabar dan tidak murka maka ia akan diberi pahala.
3- Anjuran agar bersabar di semua urusan, baik yang ia sukai maupun yang tidak ia sukai. Seseorang bersabar hingga ia menunaikan apa yang diwajibkan oleh Allah dan bersabar hingga ia menjauhi apa yang diharamkan oleh Allah dengan mengharap pahala dari Allah dan takut terhadap siksa-Nya.
4- Pada sabda beliau "orang beriman laki-laki dan perempuan", tambahan kata "perempuan" menunjukkan tambahan penekanan bagi perempuan. Jadi, walau hanya dikatakan "orang beriman", perempuan juga telah masuk di dalamnya karena musibah itu tidak khusus bagi laki-laki. Ketika musibah menimpa seorang perempuan, ia juga dijanjikan dengan ganjaran yang seperti itu, yaitu pengguguran dosa dan kesalahan.
5- Di antara hal yang meringankan musibah yang menimpa seorang hamba berkali-kali ialah keutamaan yang diperoleh dari musibah tersebut.