Ensiklopedia Hadis

Detail Hadis

Teks Arab, terjemahan, dan hikmah pelajaran

ID: 3138 | Sahih
HR. Muslim
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «بَادِرُوا بِالْأَعْمَالِ فِتَنًا كَقِطَعِ اللَّيْلِ الْمُظْلِمِ، يُصْبِحُ الرَّجُلُ مُؤْمِنًا وَيُمْسِي كَافِرًا، أَوْ يُمْسِي مُؤْمِنًا وَيُصْبِحُ كَافِرًا، يَبِيعُ دِينَهُ بِعَرَضٍ مِنَ الدُّنْيَا».
Terjemahan:
Abu Hurairah -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda, "Bersegeralah untuk beramal saleh sebelum datang berbagai fitnah seperti potongan-potongan malam yang gelap. Imbasnya, pada pagi hari seseorang masih beriman, namun di sore hari ia menjadi kafir. Atau, pada sore hari ia masih beriman, namun di pagi hari ia menjadi kafir, ia menjual agamanya dengan secuil harta dunia."
Hikmah & Pelajaran
1- Kewajiban berpegang teguh dengan agama dan menyegerakan amal saleh sebelum dihalangi oleh berbagai rintangan.
2- Isyarat yang menunjukkan adanya berbagai fitnah menyesatkan yang susul-menyusul di akhir zaman. Setiap kali sebuah fitnah sirna akan disusul oleh fitnah yang lain.
3- Apabila agama seseorang lemah dan ia mengalah lantaran perkara dunia seperti harta atau lainnya maka hal itu menjadi sebab penyimpangannya serta meninggalkan agamanya dan larut bersama fitnah.
4- Dalam hadis di atas terdapat dalil bahwa amal saleh menjadi sebab keselamatan dari berbagai fitnah.
5- Fitnah terbagi menjadi dua: fitnah syubhat dan obatnya adalah ilmu, serta fitnah syahwat dan obatnya adalah iman dan sabar.
6- Dalam hadis di atas terdapat petunjuk bahwa orang yang minim amalnya akan lebih cepat diombang-ambingkan oleh fitnah, sedangkan orang yang banyak amalnya tidak boleh tertipu dengannya, bahkan mestinya ia terus menambah amalan.

Jelajahi Fitur Lainnya