Ensiklopedia Hadis
Detail Hadis
Teks Arab, terjemahan, dan hikmah pelajaran
ID: 10101 | Sahih
Muttafaq 'alaihi
عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «المُسْلِمُ مَنْ سَلِمَ المُسْلِمُونَ مِنْ لِسَانِهِ وَيَدِهِ، وَالمُهَاجِرُ مَنْ هَجَرَ مَا نَهَى اللَّهُ عَنْهُ».
Terjemahan:
Abdullah bin 'Amr -raḍiyallāhu 'anhumā- meriwayatkan, Nabi ﷺ bersabda, "Seorang muslim adalah orang yang tidak menyakiti kaum muslimin lainnya, entah dengan lisan ataupun tangannya. Orang yang berhijrah itu adalah yang meninggalkan apa yang dilarang oleh Allah."
Hikmah & Pelajaran
1- Kesempurnaan Islam tidak akan terwujud kecuali dengan tidak menyakiti orang lain secara lahir maupun batin.
2- Penyebutan lisan dan tangan secara khusus karena banyaknya kesalahan dan keburukan keduanya, yaitu mayoritas keburukan bersumber dari keduanya.
3- Dorongan untuk meninggalkan kemaksiatan dan menaati semua perintah Allah Ta'ala.
4- Kaum muslimin yang paling utama adalah yang menunaikan hak Allah Ta'ala dan hak kaum muslimin.
5- Perbuatan melampaui batas dapat berupa ucapan maupun perbuatan.
6- Hijrah yang sempurna ialah meninggalkan semua yang diharamkan oleh Allah Ta'ala.
2- Penyebutan lisan dan tangan secara khusus karena banyaknya kesalahan dan keburukan keduanya, yaitu mayoritas keburukan bersumber dari keduanya.
3- Dorongan untuk meninggalkan kemaksiatan dan menaati semua perintah Allah Ta'ala.
4- Kaum muslimin yang paling utama adalah yang menunaikan hak Allah Ta'ala dan hak kaum muslimin.
5- Perbuatan melampaui batas dapat berupa ucapan maupun perbuatan.
6- Hijrah yang sempurna ialah meninggalkan semua yang diharamkan oleh Allah Ta'ala.