Hari kelahiran suami dan istri dihitung berdasarkan neptu hari dan neptu pekan (pasaran). Kedua neptu tersebut dijumlahkan, kemudian hasilnya dibagi 4 untuk mengetahui sisa perhitungannya.

Hasil Sisa Perhitungan

  • Sisa 1 – Gento : Jarang memiliki anak
  • Sisa 2 – Gembili : Banyak anak
  • Sisa 3 – Sri : Banyak rezeki
  • Sisa 4 – Punggel : Salah satu meninggal

Keterangan / Contoh Perhitungan

Misalnya, hari kelahiran suami adalah Jum’at Pon, dengan neptu hari dan pasaran 6 dan 7.

Hari kelahiran istri adalah Rabu Paing, dengan neptu hari dan pasaran 7 dan 9.

Seluruh neptu dijumlahkan: 6 + 7 + 7 + 9 = 29. Kemudian hasil tersebut dibagi 4: 29 : 4 = sisa 1.

Sisa 1 jatuh pada Gento, yang berarti jarang memiliki anak. Hal ini dianggap sebagai pertanda yang kurang baik.