Dalam ajaran kejawen, pusaka bukan sekadar benda bertuah, tetapi dianggap sebagai media spiritual yang memiliki isi, tuah, dan penjaga gaib. Beberapa naskah lama seperti Primbon Jawa, Serat Centhini, dan kisah-kisah dalam tradisi keraton menyebut bahwa ada pusaka dengan tingkat kekuatan berbeda-beda.

Dalam ilmu kejawen, pusaka biasanya dibagi menjadi beberapa tingkatan:

  1. Pusaka biasa
  2. Pusaka bertuah
  3. Mustika khodam
  4. Mustika wahid
  5. Pusaka pilihan / pusaka langit (tingkat tertinggi)

Berikut adalah pusaka yang sering disebut paling sakti menurut kepercayaan Jawa.

1. Mirah Delima — Mustika Tertinggi dalam Kejawen

Dalam dunia spiritual Jawa, Mirah Delima sering disebut sebagai pusaka nomor satu. Kepercayaan tentang Mirah Delima:

  • berasal dari mustika naga
  • sangat langka
  • tidak bisa dimiliki sembarang orang
  • memberi kekebalan dan wibawa
  • menolak santet dan teluh

Dalam primbon disebut: Mustika wahid ora kena didol, ora kena digoleki, mung pinaringan. Artinya pusaka tertinggi hanya bisa diberikan, bukan dicari.

2. Keris Pusaka Bertuah Tinggi

Keris dianggap pusaka utama dalam budaya Jawa, terutama keris yang memiliki isi kuat. Contoh keris terkenal dalam tradisi Jawa:

  • Keris Mpu Gandring
  • Keris Kyai Sengkelat
  • Keris Kyai Naga Sasra

Tuah keris dalam kejawen:

  • menjaga pemilik
  • menambah wibawa
  • menolak bahaya
  • membuka jalan rezeki
  • memberi keberanian

Namun dalam kejawen dipercaya: Keris tanpa laku batin hanya besi biasa.

3. Mustika Naga

Mustika naga dipercaya berasal dari makhluk halus berbentuk naga. Ciri menurut kepercayaan:

  • bercahaya
  • panas atau dingin saat dipegang
  • sulit dimiliki
  • ada penjaganya

Tuah yang dipercaya:

  • kekuatan batin
  • perlindungan gaib
  • keberuntungan besar

4. Batu Akik Bertuah Tinggi

Dalam primbon, tidak semua batu akik bertuah, tetapi ada yang dianggap memiliki isi. Contoh yang sering disebut:

  • Batu Combong
  • Batu Merah Delima
  • Batu Wulung

Kepercayaan masyarakat:

  • menambah kewibawaan
  • menarik rezeki
  • menolak gangguan

Primbon mengingatkan: Ora kabeh watu ana isine. Tidak semua batu memiliki tuah.

5. Pusaka Warisan Keraton

Pusaka dari keraton dianggap kuat karena diwariskan turun-temurun. Contoh pusaka keraton:

  • tombak pusaka
  • keris pusaka
  • payung pusaka
  • bendera pusaka

Dalam kejawen dipercaya: Pusaka lawas luwih kuat amarga wis kebak laku lan doa.

6. Mustika Khodam

Mustika yang dipercaya memiliki penjaga gaib disebut mustika khodam.

Ciri menurut kepercayaan:

  • sering terasa berat
  • kadang bergerak sendiri
  • memberi mimpi
  • memberi firasat

Tuah yang dipercaya:

  • penjagaan
  • kekuatan batin
  • keberuntungan

Namun dalam primbon disebut: Yen ora kuat batine, malah cilaka.

7. Pusaka Langit / Pusaka Pilihan

Ini tingkat tertinggi menurut kejawen.

Ciri-ciri:

  • tidak bisa dibeli
  • datang sendiri
  • ditemukan tanpa sengaja
  • hanya dimiliki orang tertentu

Dalam ajaran Jawa disebut: Sing pinaringan pusaka, wis katulis ing garis uripe. Artinya: yang diberi pusaka sudah ditakdirkan. Menurut kejawen, pusaka paling sakti bukan yang paling mahal, tetapi yang paling cocok dengan pemiliknya.

Pusaka yang sering dianggap tertinggi:

  1. Mirah Delima
  2. Keris pusaka isi kuat
  3. Mustika naga
  4. Mustika khodam
  5. Pusaka keraton
  6. Pusaka pilihan

Ajaran kejawen selalu menekankan: Sing utama dudu pusakane, nanging batine sing nduweni. Yang utama bukan pusakanya, tetapi batin pemiliknya.

Sumber kepercayaan ini banyak dikaitkan dengan Primbon Jawa dan Serat Centhini.