Pisces

21 Februari – 19 Maret

Mustahil memahami motivasi sejati Pisces, karena seperti pasang surut samudra, dorongan batinmu terus berubah. Pisces berurusan dengan wilayah tanpa batas—tidak kurang dari sumber kehidupan itu sendiri adalah rahasia yang kamu cari. Tak heran jika, ketika pencarian itu terasa gagal, kekecewaan dan kelelahanmu terhadap dunia bisa sedalam dan setinggi aspirasi yang kamu miliki. Sering dikatakan bahwa zodiak terakhir ini mengandung sedikit dari semua zodiak lainnya—dan tak ada yang sefleksibel bunglon sepertimu.

Kamu memiliki kelenturan dan kompleksitas yang kadang memikat, kadang membuat frustrasi. Ada begitu banyak “pribadi” di dalam dirimu hingga orang lain bertanya-tanya kapan Pisces yang sejati akan muncul. Saat krisis mendekat, kamu kadang menunjukkan sikap pasif atau inersia yang aneh. Namun mengambil keputusan berarti memilih satu hal dan meninggalkan yang lain—sementara bagimu, setiap pilihan mengandung kebenarannya sendiri. Kemampuan melihat relativitas kebenaran adalah anugerah besar: ia membuatmu toleran dan pemaaf—dan sesekali, terlalu longgar.

Sikap tenang dan bijak—nyaris tak terganggu—dalam menyikapi pelanggaran manusia bukan hanya kamu terapkan pada kesalahanmu sendiri. Kamu bisa duduk diam ketika kekasih pergi, anak-anak mencemooh, atasan melontarkan caci, atau pemilik rumah mengusirmu. Pisces sering tampak menerima kemalangan seolah-olah ditakdirkan—bahkan diharapkan. Namun ada satu hal yang kamu ketahui dan zodiak lain tidak: penderitaan manusia menjadi kecil ketika mata dan hatimu tertuju pada kesatuan yang lebih besar.

Pisces adalah zodiak sang mistikus. Memang ada Pisces yang tampil hampir seperti karikatur pikiran rasional dan ilmiah—para Ikan yang takut pada kekacauan kedalaman batinnya sendiri. Tetapi selami lebih dalam; kecuali pertahanannya sangat kaku, selalu ada kerinduan spiritual yang dalam pada setiap Pisces—termasuk kamu. Ini tidak harus berarti religius secara ortodoks. Namun kamu memiliki intuisi tentang realitas lain: sesuatu yang magis dan sulit ditangkap, kesatuan transenden yang membuat kehidupan sehari-hari tampak pucat dan kehilangan makna.